Fayakhun : Kebijakan Plastik Berbayar Harus Komprehensif
Tetapi, Fayakhun
menilai kebijakan ini masih terkesan setengah-setengah, pilih kasih, dan tidak
komprehensif. Fayakhun menegaskan, kebijakan
pembatasan penggunaan plastik seharusnya tidak hanya diterapkan pada konsumen
yang berbelanja, namun juga diterapkan terhadap kemasan produk yang selama ini
menggunakan bahan plastik. Misalnya, produk mie instan dan air minum kemasan.
Menurut data, 69% sampah plastik yang ada didominasi oleh sampah plastik
domestik, sehingga kebijakan yang seharusnya juga digalakkan adalah menekan
produksi plastik. Jadi bukan hanya mengubah perilaku masyarakat untuk tidak
menggunakan kantong plastik.
“Tingkat konsumsi masyarakat terhadap produk berbungkus
plastik sangat tinggi. Sehingga dampak pembuangan limbah plastiknya juga besar.
Jika produsen-produsen dikenakan kewajiban untuk menggunakan kemasan
non-plastik, maka efeknya akan sangat besar bagi pelestarian lingkungan hidup,”
tutur Fayakhun.
Dalam pandangan Fayakhun, jika dua kebijakan ini diterapkan
secara simultan dan komprehensif, maka jumlah penggunaan kantong plastik oleh
masyarakat menurun, dan jumlah produk-produk yang mereka beli juga tidak lagi
berkemasan plastik. Hasilnya, volume limbah plastik yang dibuang ke lingkungan
akan menurun signifikan. Pada saat bersamaan juga akan mengubah “pola hidup
lama” masyarakat yang abai pada lingkungan hidup, untuk bertransformasi pada “pola
hidup baru” yang peka lingkungan hidup.
Fayakhun juga menyoroti aspek lain terkait kebijakan kantong
plastik berbayar ini. Ia mengutip data Nielsen tahun 2015 yang menyebutkan
bahwa market share dari industri ritel toko swalayan (minimarket, supermarket,
hipermarket, dan perkulakan) di Indonesia hanya sebesar 26%. Sedangkan, ritel
pasar rakyat masih menguasai pasar dengan 74%. Artinya, kebijakan ini hanya
akan berhasil jika semua peritel baik toko swalayan maupun pasar rakyat
menerapkan kebijakan kantong plastik berbayar secara simultan. Jadi, kebijakan
ini juga harus diterapkan di sektor pasar rakyat, agar lebih terasa efek
positifnya.
Komentar
Posting Komentar